PEFINDO menetapkan peringkat idAA+ dengan prospek stabil untuk PT Indofood Berhasil Makmur Tbk (INDF). Peringkat ini mencerminkan posisi pasar INDF yang excellent, portofolio bisnis yang sangat terdifersifikasi, operasi bisnis yang terintegrasi secara vertikal, serta profil keuangan yang sangat kuat.
Sementara itu, peringkat tersebut dibatasi oleh persaingan yang ketat di industri serta paparan terhadap kondisi makroekonomi.
Berdasarkan tim analis PEFINDO, dikutip Senin (18/5/2026), peringkat tersebut berpotensi dinaikkan jika INDF secara konsisten meningkatkan profil keuangannya, yang tercermin dari rasio funds from operations (FFO) terhadap utang yang melebihi 45% dan rasio utang terhadap EBITDA di bawah 2,2kali, dengan masih mempertahankan posisi bisnisnya yang excellent baik di pasar domestik maupun internasional.
Sementara itu, peringkat dapat diturunkan jika INDF secara agresif membiayai ekspansinya dengan tambangan utang yang jauh lebih besar dari proyeksi tanpa diimbangi dengan peningkatan kinerja bisnis yang lebih kuat.
Ringkasnya, sekedar catatan, INDF memiliki empat bidang usaha strategis, Pertama, Produk konsumen bermerek (CBP) yang mencakup mi instan, dairy, makanan ringan, penyedap makanan, nustrisi dan makanan khusus, dan minuman. Kedua, Bogasari (tepung). Ketiga, Agribisnis (perkebunan, minyak dan lemak nabati), Keempat, Distribusi.
Sebagai informasi, First Pacific Investment Management Limited adalah pemegang saham utama INDF dengan kepemilikan saham sebesar 50,07% per 31 Maret 2026.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

