Minat investor terhadap saham PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) meningkat tajam sepanjang Juni 2026. Emiten yang bergerak di bidang perdagangan voucher digital dan jasa teknologi ini membukukan reli signifikan jumlah pemegang saham, didorong oleh tingginya minat investor ritel terhadap prospek bisnis perseroan.
Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek Perseroan, jumlah pemegang saham nasabah pemilik Single Investor Identification (SID) UVCR meningkat 1.788 investor dalam satu bulan. Total pemegang saham UVCR menyentuh 7.759 investor per akhir Juni 2026, naik dibandingkan posisi Mei 2026 sebanyak 5.971 investor.
Analis pasar modal secara bersamaan Founder Republik Investor, Hendra Wardana, menilai reli jumlah investor tersebut menjadi sinyal meningkatnya likuiditas dan daya tarik saham UVCR di mata investor ritel.
โMelihat tren akumulasi investor dan performa fundamental yang terjaga, pergerakan saham UVCR secara teknikal kini diproyeksikan memiliki ruang gerak yang menarik,โ ujar Hendra dikutip Senin (13/7/2026).
Ringkasnya, selain didukung pertumbuhan basis investor, UVCR juga dinilai memiliki struktur kepemilikan saham yang sehat. Perseroan tercatat tidak masuk dalam notifikasi khusus PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait High Shareholding Concentration (HSC).
Kondisi tersebut ditopang oleh porsi kepemilikan saham publik atau free float yang menyentuh 55,54%. Angka tersebut jauh di atas ketentuan minimum bursa dan mencerminkan distribusi kepemilikan saham yang merata, alhasil likuiditas perdagangan di pasar sekunder tetap terjaga.
Ringkasnya, dari sisi operasional, UVCR juga dinilai mampu memanfaatkan pertumbuhan ekosistem digital. Perseroan bergerak di sektor perdagangan voucher digital dan gift card yang sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap transaksi belanja, hiburan, dan e-commerce.
Secara teknikal, Hendra menilai saham UVCR masih memiliki potensi pergerakan yang menarik meski pasar modal domestik mengalami dinamika sepanjang 2026. Secara historis, saham UVCR pernah terangkat hingga mengenai kisaran Rp240 per saham.
โUntuk target jangka pendek dan menengah, saham UVCR diperkirakan akan menguji level resistance terdekat di posisi Rp204. Sementara itu, bagi para pelaku pasar yang ingin menjalankan pembatasan risiko, area support kuat dipatok pada level Rp115,โ kata Hendra.
Reli jumlah investor, tingginya free float, serta kinerja bisnis yang dinilai solid menjadikan UVCR sebagai salah satu emiten sektor teknologi dan perdagangan digital yang menarik perhatian pelaku pasar.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

