Ringkasnya, bank Mandiri mewujudkan komitmen Danantara "Melayani Sepenuh Hati" melalui sosialisasi Bank Mandiri CX100 di Nawasena Mandiri University, Jakarta, yang diikuti lebih dari 3.200 pegawai secara hybrid dari seluruh Indonesia pada Senin (29/6). Sosialisasi yang juga dihadiri oleh Senior Director Chief Marketing Officer (CMO) PT Danantara Asset Management Dendi T.
Danianto ini berubah menjadi forum strategis untuk menginternalisasi Danantara CX100, program pengukuran kualitas layanan BUMN dari perspektif pelanggan yang mencakup tiga dimensi, mulai dari Ease (Kemudahan), Effectiveness (Keandalan), dan Emotion (Kenyamanan dan Rasa Aman). Melalui Danantara CX100, Bank Mandiri mengarahkan seluruh inisiatif layanan menuju konsep layanan dengan tiga sasaran utama, yakni pengurangan keluhan nasabah, persepsi publik yang positif, serta customer loyalty yang unggul di industri perbankan nasional.
Ketiganya berubah menjadi tolok ukur keberhasilan Bank Mandiri dalam mewujudkan posisinya sebagai best service provider di industri keuangan Indonesia. SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan menyatakan bahwa sebagai mitra strategis pemerintah dalam ekosistem Danantara, Bank Mandiri menempatkan kualitas layanan sebagai ujung tombak penguatan kepercayaan publik.
Ketiga dimensi Danantara CX100 itu pun menjadi fondasi penguatan ekosistem layanan terintegrasi Bank Mandiri, yang menekankan komitmen bank sebagai BUMN yang berperan aktif dalam meningkatkan standar layanan keuangan nasional. "Langkah ini selaras dengan visi Danantara dalam mendukung akselerasi yang bertumbuh secara berkelanjutan di seluruh lini layanan BUMN serta menciptakan service yang me-Menangkan," kaya Henry di Jakarta, Senin (29/6). Direktur Operations Bank Mandiri, Timothy Utama menyatakan, layanan yang mengedepankan benefit bagi nasabah ini adalah representasi nyata komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan layanan yang personal, terintegrasi, dan proaktif.
Menurutnya, pendekatan tersebut lahir dari perubahan ekspektasi nasabah yang kini menempatkan kualitas layanan sebagai faktor utama dalam membangun kepercayaan secara bersamaan loyalitas jangka panjang. "Melalui semangat ini, kami memastikan setiap titik interaksi operasional dirancang untuk mengantisipasi kebutuhan, melampaui ekspektasi, menyalurkan pengalaman terbaik, secara bersamaan menghadirkan delight bagi setiap nasabah," ujar Timothy. Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan proses layanan yang semakin inovatif dan berpusat pada pengalaman nasabah di seluruh kanal.
Dalam upaya peningkatan kualitas layanan, Bank Mandiri menghadirkan inovasi penanganan serta solusi kebutuhan nasabah terintegrasi melalui Livin' Call dan Livin' Care. Kehadiran fasilitas panggilan bebas pulsa yang didukung teknologi kecerdasan buatan (AI) tersebut dihadirkan untuk mempercepat proses penyelesaian kebutuhan nasabah secara lebih efektif dan menyalurkan personalized experience.
Pada saat bersamaan, peningkatan kapabilitas operasional juga dilakukan pada jaringan kantor cabang melalui penyederhanaan alur layanan dengan memisahkan fungsi pelayanan dan penjualan guna memangkas waktu antrean. Keandalan jaringan ATM dan CRM pun terus diperkuat melalui pemeliharaan prediktif serta peremajaan perangkat alhasil kenyamanan transaksi nasabah dapat terjaga setiap saat.
Berbagai pengembangan layanan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bank Mandiri dalam memperkuat kualitas layanan di seluruh titik interaksi dengan nasabah. Melalui peningkatan kapabilitas operasional yang didukung optimalisasi teknologi dan pengembangan kompetensi pegawai, Bank Mandiri mendorong penciptaan layanan yang semakin responsif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah. "Melalui penguatan kapabilitas operasional yang berkelanjutan, Bank Mandiri optimistis dapat terus menghadirkan layanan yang responsif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah, secara bersamaan memperkuat pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan," pungkas Timothy.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

