PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) membukukan perbaikan kinerja pada Semester I-2026, dengan membukukan laba bersih unaudited sebesar Rp54,07 miliar.
Capaian tersebut berbalik positif dibanding realisasi periode serupa tahun sebelum itu, di mana Perseroan masih membukukan rugi bersih sebesar Rp135,61 miliar.
Kinerja positif tersebut didukung oleh pertumbuhan penjualan neto yang menyentuh Rp4,7 triliun, meningkat 7,6 persen dibandingkan Semester I-2025 sebesar Rp4,36 triliun.
Dari sisi operasional, laba usaha KAEF meningkat 111,3 persen menjadi Rp152,21 miliar, dibanding Rp72,01 miliar pada periode serupa tahun sebelum itu.
"Pperbaikan kinerja ini adalah hasil dari penguatan fundamental bisnis yang terus kami jalankan. Dengan dukungan dan arahan Danantara, kami terus memperkuat fondasi bisnis melalui pengelolaan portofolio, efisiensi operasional, penguatan produksi, dan perbaikan tata kelola," ujar Direktur Utama KAEF, Djagad Prakasa Dwialam, dalam keterangan resminya, Rabu (5/8/2026).
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

