Maybank Sekuritas Indonesia memangkas proyeksi laba PT United Tractors Tbk (UNTR) untuk 2026 dan 2027 setelah menilai kinerja perseroan akan tertekan oleh rugi penurunan nilai aset (impairment) serta prospek operasional yang terkoreksi di sejumlah segmen bisnis.
Analis Maybank memangkas proyeksi laba bersih inti sesudah pajak dan kepentingan non-pengendali (core net profit after tax and minority interests) UNTR untuk 2026 dan 2027 masing-masing senilai 52,3 persen dan 49,3 persen.
Ringkasnya, revisi tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan impairment pada bisnis panas bumi dan pertambangan nikel, serta asumsi operasional yang lebih lemah di seluruh segmen usaha.
Dalam laporan risetnya, Maybank mengungkap kinerja semester I-2026 UNTR terbebani sekitar Rp2,76 triliun impairment yang diakui pada kuartal II-2026, terutama terkait eksposur Perseroan di sektor panas bumi.
Seiring dengan penurunan proyeksi laba tersebut, Maybank juga menurunkan rekomendasi saham UNTR menjadi tahan (hold) dari sebelum itu akumulasi (buy), dengan target harga direvisi menjadi Rp25.600 per unit dari sebelum itu Rp31.500 per unit.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

