PT Profesional Telekomunikasi Indonesia atau Protelindo, perusahaan di bidang jasa telekomunikasi telah mengakumulasi sebanyak 701.250.900 lembar (51%) saham PT Remala Abadi Tbk (DATA) pada tanggal 13 Juli 2026.
Transaksi dilakukan sebanyak 2 kali melalui Bursa Efek Indonesia. Pertama, Protelindo membeli sebanyak 151.250.000 unit saham DATA pada harga Rp1.091 per lemba bernilai Rp165,033 miliar.
Adapun, pembelian kedua dilakukan Protelindo sebanyak 550.000.900 lembar di harga Rp974 per unit bernilai Rp574,700 miliar. Alhasil dalam dua kali transaksi tersebut, Protelindo mendistribusikan dana sebesar Rp700,714 miliar.
Ringkasnya, berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan Manajemen Perseroan ke BEI, Senin 13 Juli 2026, tujuan Profesional Telekomunikasi Indonesia atau Protelindo membeli saham DATA adalah untuk investasi atau kepemilikan saham langsung di emiten tersebut.
Setelah transaksi tersebut, Profesional Telekomunikasi Indonesia atau Protelindo menggenggam saham DATA sebanyak 701.250.900 lembar atau 51%. Sebelum itu, Ptotelindo tidak memiliki saham Perusahaan layanan internet, jaringan, dan solusi TI melalui teknologi serat optik dan nirkabel ini.
DATA memiliki kinerja keuangan yang solid setidaknya hingga kuartal I 2026. Emiten jasa layanan internet, jaringan dan Solusi IT ini membukukan laba bersih sebesar Rp28,32 miliar pada kuartal I 2026, meroket 102% jika dibandingkan Rp14,05 miliar pada kuartal I 2025.
Pendapatan bersih Perseroan meningkat 37% menjadi Rp118,31 miliar pada Januari-Maret 226, dari Rp86,39 miliar pada periode serupa tahun 2025.
Hingga pukul 09,21 WIB perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia, Selasa 14 Juli 2026, saham DATA tercatat naik 1,26% menjadi Rp2.420 per unit dibanding penutupan sehari sebelum itu Rp2.390 per unit. Selama sepekan, saham DATA naik sebesar 18,32%. Jika dibandingkan antara harga 15 Juni 2026 sebesar Rp1.810 terhadap harga penutupan kemarin, saham DATA telah meroket sebesar 32,04%.
PT Remala Abadi Tbk (DATA) adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 2004. Perusahaan ini menawarkan layanan internet, jaringan, dan solusi TI melalui teknologi serat optik dan nirkabel.
Kini wilayah pelayanannya meliputi wilayah Jabodetabek, baik untuk keperluan perumahan maupun bisnis. Remala telah terhubung dengan 70% pusat data di Jabodetabek dan lebih dari 25.000 perusahaan dan kawasan perumahan
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

