PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) berencana menawarkan Obligasi Berkelanjutan III PALM Tahap III Tahun 2026 bernilai Rp500 miliar pada 8 dan 9 Juni 2026. Penjatahan dan distribusi obligasi secara elektronik dilakukan pada 10 dan 12 Juni 2026. Sementara pencatatan Obligasi PALM di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 15 Juni 2026.
Berdasarkan prospektus tambahan rencana penawaran umum obligasi yang diumumkan Manajemen, Jumat 22 Mei 2026, obligasi PALM yang adalah bagian dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III PALM bernilai total Rp5 triliun itu terdiri atas seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp212,020 miliar berbunga tetap 7,70% per tahun dan jangka waktu 367 hari, dan seri B sebesar Rp287,980 miliar memiliki tenor tiga tahun berbunga tetap 9,30% per tahun.
Bunga Obligasi PALM dibayarkan setiap 3 bulan, dimana pembayaran bunga obligasi pertama akan dilakukan pada 12 September 2026. Adapun pembayaran bunga obligasi terakhir secara bersamaan jatuh tempo obligasi, masing-masing pada 19 Juni 2027 untuk Obligasi Seri A, dan 12 Juni 2029 untuk Obligasi Seri B.
Seluruh dana yang didapat dari Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya, akan digunakan oleh Perseroan untuk menjalankan pembayaran dipercepat atas sebagian pokok utang Perseroan kepada United Overseas Bank Limited (โ Bank UOBโ) berdasarkan Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir US$75.000.000 tanggal 31 Agustus 2023.
Ringkasnya, bertindak sebagai penjamin pelaksana Obligasi Berkelanjutan III PALM Tahap III Tahun 2026 adalah PT Indo Premier Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), PT Sucor Sekuritas, dan PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, serta PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebagai wali amanat. (konrad)
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

