Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memasuki babak baru sesudah batas bawah harga Rp50 per saham atau gocap dihapus.
Perhatian pasar kini beralih pada seberapa lama tekanan lepas bertahan dan pada level berapa saham GOTO menemukan keseimbangan harga baru.
Tekanan lepas pada sesi perdagangan tercatat sangat besar, bahkan menyentuh sekitar 1 miliar lot per hari pada Senin (28/9/2026). Kondisi tersebut membuat investor perlu mencermati apakah volume lepas mulai mereda dan harga saham mampu membentuk pijakan baru.
Analis pasar modal menilai pergerakan GOTO setelah batas gocap dibuka berlangsung tajam. Saham yang sebelum itu memiliki keterbatasan untuk bergerak di pasar reguler kini memiliki ruang lebih luas untuk mencari harga keseimbangan baru.
“Kalau harga saham GoTo berada di Rp28, pasar seolah-olah hanya menghargai aset likuidnya dan tidak menyalurkan nilai pada bisnis yang sedang berjalan. Padahal GoTo punya bisnis dengan pendapatan yang meningkat dan profitabilitas yang terus membaik. Karena itu, menurut kami harga tersebut belum mencerminkan fundamental perusahaan,” ujar analis Phillip Sekuritas Indonesia Edo.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

