PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) tengah mengkaji ulang rencana belanja modal atau capital expenditure (capex) 2026 yang sebelum itu dialokasikan sekitar Rp1 triliun.
Direktur Kalbe Farma Kartika Setiabudy menuturkan, volatilitas rantai pasok global membuat perseroan perlu meninjau kembali sejumlah proyek yang sebelum itu telah direncanakan.
"Untuk tahun berjalan pada awalnya kami merencanakan alokasi sekitar Rp1 triliun. Tapi memang kita menjalankan beberapa review atas proyek-proyek yang sedang kami jalankan karena tahun berjalan dengan kondisi geopolitik memang ada gejolak secara global supply chain terhadap beberapa bahan baku kemasan dan juga bahan baku," ujar Kartika dalam Public Expose Live 2026, Jumat (11/9/2026).
Meski menjalankan peninjauan terhadap alokasi capex, Kalbe Farma memastikan investasi tetap berjalan, terutama untuk mendukung penambahan kapasitas produksi di segmen farmasi dan nutrisi.
"Untuk capex tentunya kita akan review kembali dan beberapa capex yang kami menyiapkan tahun berjalan adalah untuk penambahan kapasitas baik itu di sektor pharma dan juga di nutrisi," katanya.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

