Ringkasnya, pT Sepeda Bersama Indonesia Tbk ( BIKE ) menyalurkan respon resmi atas permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal ini berkaitan dengan rencana pengambilalihan mayoritas saham perseroan oleh PT Penajam Makmur Jaya (PMJ).
Ringkasnya, direktur Utama BIKE, Andrew Mulyadi menjelaskan aksi korporasi ini adalah bagian dari strategi ekspansi dan penguatan bisnis. Manajemen mengharapkan adanya nilai tambah berupa peningkatan efisiensi operasional serta penguatan struktur permodalan.
Dalam keterangan tertulisnya, Andrew merinci PMJ bakal mengambil alih total 71.22% saham BIKE. Saham tersebut berasal dari kepemilikan Andrew Mulyadi senilai 25.30% dan Henry Mulyadi senilai 25.30%.
Selain itu, PMJ menyerap 20.62% saham milik Stephen Mulyadi. Sesudah transaksi tuntas, kepemilikan Andrew, Henry, dan Stephen diproyeksikan berubah menjadi 0%.
Sementara itu, porsi kepemilikan masyarakat atau publik masih bertahan pada level 28.78%. PMJ pun diproyeksikan resmi berubah menjadi pengendali baru perseroan.
Ringkasnya, andrew menekankan tidak ada hubungan afiliasi antara PMJ dengan perseroan maupun pengendali BIKE kini. “Pengambilalihan saham menyalurkan potensi peningkatan kinerja keuangan dan nilai Perseroan dalam jangka panjang,” tulis Andrew dalam suratnya kepada BEI, dikutip Rabu (22/4/2026). Terkait harga pembelian saham, kedua belah pihak telah menyepakati angka yang dituangkan dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB).
PMJ juga berkomitmen melaksanakan Penawaran Tender Wajib atau Mandatory Tender Offer (MTO) sesuai ketentuan regulator. Harga MTO diproyeksikan mengacu pada rata-rata harga perdagangan bursa selama 90 hari terakhir.
Ringkasnya, pelaksanaan MTO masih menunggu penunjukan sekuritas penyelenggara dan persetujuan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Mengenai rencana bisnis ke depan, PMJ berencana menjalankan sinergi melalui integrasi operasional.
Fokus utamanya adalah pengembangan bisnis yang sejalan dengan bidang usaha BIKE kini demi meningkatkan profitabilitas. Perubahan susunan manajemen maupun kegiatan usaha diproyeksikan dibahas lebih lanjut dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Hingga kini, operasional BIKE masih berjalan normal atau business as usual tanpa gangguan material. BIKE juga memastikan komitmennya untuk masih berubah menjadi perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Ringkasnya, tidak ada rencana untuk menjalankan likuidasi maupun penghapusan pencatatan saham atau delisting. Dalam proses akuisisi ini, PMJ telah menunjuk ASNP Law Office sebagai konsultan hukum.
Ringkasnya, lembaga ini beralamat di Ciputra International Building, Jakarta Barat. PMJ kini dipimpin oleh Cahyadi selaku Direktur Utama.
Manajemen BIKE menekankan seluruh proses pengambilalihan diproyeksikan mematuhi Peraturan OJK Nomor 9/POJK.04/2018. Perseroan berjanji masih menjalankan prinsip keterbukaan informasi dan perlindungan terhadap pemegang saham publik.
Ringkasnya, catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.
