Ringkasnya, pT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) membukukan laba bersih Rp154 miliar pada kuartal I-2026.
Laba tersebut melejit 48.000 persen dibandingkan periode serupa tahun sebelum itu bernilai Rp317 juta.
Kinerja positif ini ditopang oleh pendapatan usaha yang menyentuh Rp1,7 triliun yang berasal dari kontribusi Joint Operation (JO) sebesar Rp1,2 triliun dan Non Joint Operation (NJO) sebesar Rp1,7 triliun.
Ringkasnya, dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (30/4/2026) kontribusi pendapatan terbesar berasal dari proyek infrastruktur seperti proyek Jalan Tol Jogja Bawen Paket 1, proyek Jalan Tol Solo Jogja 1.1, dan proyek EPCC Jetty Propylene.
Hal ini juga sejalan dengan perolehan kontrak baru ADHI pada kuartal I-2026 yang sebesar Rp4,72 triliun. Capaian tersebut meningkat 131,5 persen yoy dibandingkan periode serupa tahun sebelum itu.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

