PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) membukukan kinerja positif sepanjang tahun 2025, seiring pertumbuhan pendapatan dan laba bersih perseroan.
Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (4/6/2026), AMRT membukukan pendapatan sebesar Rp126,74 triliun pada 2025, naik dibandingkan Rp118,23 triliun pada tahun sebelum itu.
Dari sisi profitabilitas, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menyentuh Rp3,41 triliun, meningkat dari Rp3,15 triliun pada 2024.
Presiden Direktur AMRT, Anggara Hans Prawira, menyatakan capaian tersebut mencerminkan ketahanan kinerja perseroan di tengah tekanan eksternal, termasuk inflasi dan penurunan daya akumulasi masyarakat.
Baca Juga: Morgan Stanley Akumulasi Saham Alfamart (AMRT), Rogoh Kocek Rp206 Miliar
“Kondisi eksternal mendorong konsumen menjadi lebih selektif, sementara itu kami tetap melihat peluang pertumbuhan karena produk yang dijual adalah kebutuhan primer,” ujarnya dalam paparan publik, Kamis (4/6/2026).
Ringkasnya, kinerja perseroan turut ditopang oleh peningkatan transaksi, termasuk melalui kanal digital seperti Alfagift, serta strategi promosi yang dinilai efektif dalam menjaga daya tarik harga dan loyalitas pelanggan.
Selain itu, AMRT juga memperluas jaringan ritelnya dengan menambah 1.159 gerai sepanjang 2025. Dengan demikian, total gerai yang dioperasikan menyentuh 24.434 unit, meningkat dari 23.277 gerai pada tahun sebelum itu.
Manajemen mengungkap ekspansi tersebut menjadi bagian dari strategi menjaga pertumbuhan secara bersamaan memperkuat penetrasi pasar di berbagai wilayah.
Ringkasnya, memasuki 2026, prospek industri ritel dinilai masih positif sejalan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional yang didorong konsumsi domestik.
Baca Juga: Tinjau Prospek dan Rekomendasi Saham Alfamart (AMRT) Usai Peroleh Kinerja Positif pada 2025
Ringkasnya, untuk mendukung pertumbuhan, AMRT berencana memperkuat segmen digital dan omnichannel, serta mengoptimalkan rantai pasok dan logistik guna menjaga ketersediaan produk.
Perseroan juga menargetkan berpotensi mempertahankan pertumbuhan pendapatan melalui ekspansi jaringan, inovasi teknologi, serta adaptasi terhadap perubahan perilaku belanja konsumen.
Tinjau Berita dan Artikel yang lain di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

