PT Antam Tbk (ANTM) mencetak kinerja keuangan yang melampaui estimasi pada kuartal I-2026. Muncul target harga baru saham ANTM yang direvisi mengalami kenaikan.
Antam (ANTM) membukukan laba bersih sebesar Rp3,4 triliun pada kuartal I-2026, meroket 60% yoy. โIni melampaui estimasi kami dan konsensus. Masing-masing 37,4% dan 36,7% dari proyeksi 2026,โ tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Andhika Audrey dan Naura Reyhan Muchlis dalam risetnya, yang dikutip pada Selasa (5/5/2026).
BRI Danareksa Sekuritas kemudian menaikkan proyeksi pendapatan ANTM tahun berjalan sebesar 3,5% menjadi Rp118,7 triliun. EBITDA dinaikkan 2% menjadi Rp13,5 triliun. Laba bersih dinaikkan 2,9% menjadi Rp9,2 triliun.
โSementara proyeksi kinerja ANTM untuk tahun 2027-2028 tidak berubah,โ ungkap Andhika.
BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan berencana berlangsung moderasi pada harga lepas rata-rata (average selling price/ASP) emas pada kuartal II-2026, seiring kemungkinan normalisasi premi risiko geopolitik.
Sementara itu, dampak tersebut diprediksi akan tertutupi oleh efek positif dari revisi harga patokan mineral (HPM) โ harga acuan penjualan mineral yang ditetapkan pemerintah.
Kenaikan batas bawah harga bijih nikel jenis saprolit milik ANTM diestimasi diproyeksikan mendukung ASP bijih nikel, meskipun ruang untuk negosiasi harga premium berubah menjadi lebih terbatas.
Ringkasnya, editor: Jauhari Mahardhika
Ringkasnya, follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Ringkasnya, baca Berita Lainnya di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

