Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membukukan pelemahan tipis 0,12 persen dalam sepekan perdagangan (10-14 Agustus 2026). Pelemahan tersebut berlangsung di tengah investor asing yang kembali membukukan aksi lepas bersih (net sell) hingga Rp1,58 triliun selama peridoe tersebut.
Posisi ini berbalik dibandingkan pekan sebelum itu ketika investor asing masih membukukan aksi akumulasi bersih (net buy) sebesar Rp695,17 miliar atau USD38,76 juta. Pada perdagangan Jumat (14/8/2026), IHSG ditutup di level 6.401,888, turun 7,766 poin atau 0,12 persen dibandingkan posisi akhir pekan sebelum itu di level 6.409,654.
Sepanjang pekan ini, saham PT Bersama Menyentuh Puncak Tbk (BAIK) menduduki puncak top losers dengan pelemahan 49,35 persen dari Rp770 menjadi Rp390. Saham BAIK mengalami pelemahan dari level tertingginya setelah reli. Meski begitu, sejak awal 2026, saham tersebut sudah naik hampir 200 persen sejak 1 Januari.
Di posisi kedua terdapat saham PT Bach Multi Global Tbk (BACH) juga terkoreksi 18,25 persen dalam sepekan dari Rp570 menjadi Rp466. Saham penyedia genset milik Djarum Group yang baru saja IPO tersebut dilanda aksi ambil untung (profit taking).
Ringkasnya, berikut deretan saham top losers pekan ini:
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

