PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) semakin menekankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan sinergi lintas sektor. Kali ini, Bank Mandiri kembali memperluas kolaborasi strategis dengan PT Paramount Enterprise International (Paramount) untuk menghadirkan solusi layanan perbankan yang terintegrasi guna mendukung pengembangan kawasan properti yang berkelanjutan.
Ringkasnya, kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan dua Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) pada Rabu (5/8). MoU pertama mengenai Kerja Sama Kawasan dan Penggunaan Jasa atau Produk Perusahaan, ditandatangani oleh Direktur Network & Retail Funding Bank Mandiri, Jan Winston Tambunan dan SEVP Corporate Banking 1 Bank Mandiri, Eny Kurniasih M.
Ringkasnya, mukarromah, bersama President Director Paramount, M. Nawawi dan Director Paramount, Chrissandy Dave Winata.
Ringkasnya, adapun MoU kedua mengenai Kerja Sama Pemasaran dan Penggunaan Jasa atau Produk Perusahaan, ditandatangani oleh Direktur Consumer Banking Bank Mandiri, Saptari bersama Director Paramount, Santi Meilawati. Proses penandatanganan MoU tersebut juga disaksikan oleh Direktur Risk Management Bank Mandiri, Danis Subyantoro dan SEVP Risk Management Bank Mandiri, Wildan Sanjoyo, bersama Board of Advisor Paramount, Ervan Adi Nugroho dan Nurmiyanti Said serta Director Paramount, Norman S.
Daulay. Asal tahu saja, kerja sama ini menjadi langkah strategis bagi Bank Mandiri dan Paramount dalam memperkuat integrasi layanan keuangan secara bersamaan mendukung pengembangan kawasan yang semakin modern, produktif, dan berdaya saing.
Melalui kolaborasi ini, Bank Mandiri akan menghadirkan layanan perbankan yang komprehensif untuk mendukung kebutuhan Paramount Group beserta entitas afiliasinya, antara lain pengelolaan transaksi dan operasional perusahaan, digitalisasi layanan keuangan, hingga penyediaan solusi pembiayaan bagi konsumen melalui fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Direktur Consumer Banking Bank Mandiri, Saptari menyampaikan, kolaborasi ini adalah wujud komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan solusi finansial yang terintegrasi bagi pelaku usaha di berbagai sektor strategis.
Bagi Bank Mandiri, sinergi dengan Paramount bukan sekadar memperluas kerja sama bisnis, melainkan juga menciptakan nilai tambah (value creation) yang mampu memperkuat ekosistem industri properti secara bersamaan menyalurkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. "Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, Bank Mandiri terus memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor-sektor produktif, termasuk properti yang memiliki multiplier effect besar terhadap berbagai industri. Melalui integrasi solusi keuangan, layanan digital, hingga pembiayaan yang komprehensif, kami ingin menghadirkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan secara bersamaan mendukung Paramount mengembangkan kawasan yang tidak hanya menjadi pusat hunian dan bisnis, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan," ujar Saptari dalam keterangan resmi, ditulis Senin (10/9/2026).
Saptari melanjutkan, pada dasarnya sektor properti adalah salah satu motor penggerak ekonomi nasional karena memiliki efek berganda terhadap lebih dari 180 subsektor industri. Maka dari itu, Bank Mandiri akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pelaku usaha untuk memperkuat akses pembiayaan, mendorong pengembangan ekosistem bisnis, serta mendukung pembangunan kawasan yang mampu menciptakan dampak ekonomi yang semakin luas.
Ringkasnya, di samping itu, Saptari menjelaskan, kemitraan Bank Mandiri dan Paramount telah berkembang melalui berbagai inisiatif strategis. Mulai dari pengelolaan layanan payroll, digitalisasi sistem pembayaran kawasan melalui integrasi layanan perbankan, dukungan pembiayaan bagi pengembangan bisnis maupun konsumen, hingga implementasi berbagai inisiatif keberlanjutan.
Untuk itu, penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi tonggak penting untuk memperluas sinergi tersebut alhasil mampu menyalurkan nilai tambah yang semakin besar bagi seluruh pemangku kepentingan. Di sisi lain, Bank Mandiri juga menyediakan solusi pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang terdigitalisasi yaitu New Livin' KPR melalui aplikasi Livin' by Mandiri.
Inovasi tersebut dirancang untuk menyalurkan kemudahan dan percepatan proses pembelian properti bagi masyarakat pada berbagai proyek Paramount, termasuk Paramount Serpong dan Paramount Petals. Sejalan dengan komitmen kedua perusahaan terhadap penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), pada kesempatan tersebut Bank Mandiri juga menyerahkan Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK) sebesar 89 ton ekuivalen karbon dioksida (CO₂e) sebagai dukungan terhadap upaya penyeimbangan emisi dari pengembangan kawasan hunian Matera Lakeside di Gading Serpong. "Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam menghadirkan pembangunan yang tidak hanya menyalurkan nilai ekonomi, tetapi juga manfaat nyata bagi lingkungan.
Kami meyakini sinergi yang mengedepankan prinsip keberlanjutan akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan pertumbuhan yang berkualitas secara bersamaan mendukung transisi menuju masa depan yang lebih hijau dan rendah karbon," terang dia. Sebagai salah satu pengembang properti terkemuka di Indonesia, Paramount memiliki portofolio bisnis yang mencakup pengembangan kawasan mandiri, area komersial, hospitality, penyediaan energi, hingga layanan kesehatan premium melalui Bethsaida Hospital dan Seraphim Medical Center.
Berbekal kekuatan ekosistem tersebut, kolaborasi bersama Bank Mandiri diharapkan mampu memperluas sinergi lintas sektor, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, serta menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat. Pada akhirnya, Bank Mandiri diproyeksikan terus memperkuat kemitraan dengan berbagai pelaku industri sebagai bagian dari strategi memperkokoh ekosistem bisnis nasional di masa mendatang.
Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, Bank Mandiri optimistis sinergi bersama mitra strategis seperti Paramount diproyeksikan mempercepat pembangunan yang inklusif, meningkatkan daya saing sektor-sektor produktif, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

