Ringkasnya, bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) masuk dalam kategori saham terkonsentrasi tinggi.
Dalam keterbukaan informasi BEI Jumat (8/5/2026) yang ditandatangani Direktur BEI Kristian S. Manullang dan Direktur KSEI Eqy Essiqy menerangkan, penetapan ini dilakukan berdasarkan metodologi penentuan kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi (high shareholding concentration) atas struktur kepemilikan saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat per 7 Mei 2026.
Ringkasnya, "Saham perseroan dimiliki oleh sejumlah pemegang saham yang secara agregat menguasai 95,82% dari total saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat WBSA." jelas pengumuman tersebut.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Tak Berubah, Masih di Rp2.839.000 Per Gram, Sabtu (9/5)
Berdasarkan BEI, pengumuman ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal.
Asal tahu saja, BSA Logistics Indonesia adalah emiten penyedia jasa logistik yang melantai di bursa pada 10 April 2026. WBSA menjadi emiten pertama yang melantai di bursa tahun berjalan.
Melalui gelaran IPO, WBSA menjual 1,8 miliar saham atau setara 20,75% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. WBSA meraup dana segar Rp302,4 miliar melalui aksi korporasi ini.
Baca Juga: IHSG Terangkat 0,18% Dalam Sepekan, Cermati Proyeksi Pergerakannya untuk Pekan Depan
Ringkasnya, sejak melantai di bursa, saham WBSA tercatat beberapa kali masuk radar unusual market activity (UMA) yang berujung pada suspensi perdagangan saham.
Pada Jumat (8/5/2026), saham WBSA ditutup turun 9,69% ke Rp1.305 per saham. Sementara itu, dalam sebulan Harga saham WBSA sudah meroket 477,43%.
Tinjau Berita dan Artikel yang lain di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

