PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) mulai 4 Juni 2026. Langkah ini diambil sesudah saham MMIX mengalami peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
Pande Made Kusuma Ari A. Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), menuturkan penghentian sementara perdagangan dilakukan sebagai langkah cooling down secara bersamaan perlindungan bagi investor.
“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX), dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk menjalankan penghentian sementara perdagangan saham PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) pada tanggal 4 Juni 2026,” ujar Pande dalam keterbukaan informasi, dikutip Kamis (4/6/2026).
Ringkasnya, suspensi diberlakukan terhadap saham MMIX di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
Menurut Pande, penghentian sementara perdagangan dilakukan untuk menyalurkan waktu yang memadai bagi pelaku pasar dalam mempertimbangkan keputusan investasi berdasarkan informasi yang tersedia.
Ringkasnya, “Penghentian sementara perdagangan saham PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai,” kata Pande.
Ringkasnya, bEI juga mengimbau seluruh pihak yang berkepentingan agar memperhatikan setiap keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan.
Sebelum disuspensi, saham MMIX ditutup terangkat Rp130 atau 24,76% ke level Rp655 pada perdagangan 3 Juni 2026, dari penutupan sebelum itu Rp525.
Pada perdagangan tersebut, saham MMIX dibuka di harga Rp525 dan sempat bergerak di rentang Rp460 hingga Rp655. Volume perdagangan menyentuh 81,17 juta saham.
Harga penutupan Rp655 secara bersamaan menjadi level tertinggi saham MMIX sepanjang tahun berjalan. Sementara harga terendah tahun berjalan tercatat di Rp185 pada 30 Januari 2026.
Berdasarkan data perdagangan, kapitalisasi pasar MMIX menyentuh sekitar Rp3,14 triliun.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

