Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, investor.id telah berubah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut 5 berita paling populer hingga Selasa (2/6/2026):
1. Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Selasa 2 Juni 2026, Tinjau Update-nya
Ringkasnya, harga emas perhiasan terpantau kompak stabil di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi (HRTA), dan Laku Emas pada Selasa, 2 Juni 2026.
Dengan tren yang terus bergerak dinamis, calon pembeli maupun investor emas perhiasan disarankan untuk terus memantau harga agar bisa mengambil keputusan terbaik, baik untuk membeli maupun melepas emas.
Tinjau daftar harga emas perhiasan berdasarkan data dari Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai kadar karat pada Selasa (2/6/2026) di sini.
Ringkasnya, 2. Saham GOTO Tiba-tiba Didepak
Ringkasnya, fTSE Russell mengumumkan amandemen untuk hasil tinjauan indeks FTSE Global Equity periode Juni 2026.
Dalam pengumuman itu, FTSE menyatakan bahwa GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) dan Trimegah Bangun Persada (NCKL) diproyeksikan dihapus dari FTSE Global Equity Index Series Mid Cap Index.
Sementara BUMA Internasional Grup (DOID) dan Nusantara Sejahtera Raya (CNMA) akan dihapus dari FTSE Global Equity Index Series Micro Cap Index, efektif 22 Juni 2026. Mengapa?
Ringkasnya, 3. Aksi Senyap di Saham DSSA Grup Sinar Mas
Ringkasnya, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), emiten Grup Sinar Mas, diam-diam diserok investor asing pada perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (2/6/2026).
Berdasarkan data BEI yang dilansir Stockbit Sekuritas, investor asing mencetak transaksi akumulasi bersih (net buy) pada saham DSSA sebesar Rp29,4 miliar, jika dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I. Volumenya sebanyak 49,5 juta saham.
Meski nilainya relatif kecil, kejadian tersebut kontras dengan apa yang berlangsung belakangan ini, dimana DSSA kerap menjadi sasaran aksi lepas asing. Pada sesi I hari ini, DSSA masuk top 10 net buy asing, tepatnya di posisi 6.4. Ramalan Terbaru UBS Soal Emas dan Komoditas
Bank investasi global UBS kembali memperbarui pandangannya terhadap pasar komoditas. Meski volatilitas akibat konflik Iran dan Amerika Serikat (AS) diestimasi masih tinggi dalam jangka pendek, UBS menilai harga emas, minyak, dan logam dasar masih memiliki prospek kenaikan dalam jangka menengah hingga panjang.
Analis komoditas UBS Giovanni Staunovo menuturkan, perkembangan hubungan AS-Iran kini masih menjadi faktor paling menentukan arah pasar komoditas global. Sementara itu, di balik gejolak geopolitik tersebut, fundamental sejumlah komoditas dinilai tetap kuat.
UBS sebelum itu memangkas target harga emas akhir 2026 dari US$ 5.900 menjadi US$ 5.500 per ons troi. Meski lebih rendah dari proyeksi sebelum itu, angka tersebut masih sekitar US$ 1.000 di atas posisi harga emas kini.
Ringkasnya, 5. Harga Emas Antam (ANTM), UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian, Selasa 2 Juni 2026
Harga emas Antam (ANTM), UBS, dan Galeri 24 terkoreksi berjemaah di Pegadaian pada Selasa (2/6/2026).
Pegadaian melepas tiga jenis, yaitu Antam, UBS, dan Galeri 24, dengan beragam ukuran atau pecahan, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Cermati harga pecahan emas batangan yang tercatat di Pegadaian hari ini, Selasa (2/6/2026) di sini.
Ringkasnya, editor: Indah Handayani
Ringkasnya, follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Ringkasnya, baca Berita Lainnya di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

