Di tengah aksi lepas hebat investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI), ternyata asing masih sempat melahap saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Investor asing mencetak transaksi akumulasi bersih (net buy) saham GOTO sebesar Rp103,4 miliar selama periode 25-29 Mei 2026. Pembelian berlangsung di pasar reguler Bursa Efek Indonesia, berdasarkan data Stockbit Sekuritas yang diakses pada Minggu (31/5/2026).
Adapun net buy asing pada saham GOTO dalam sepekan terakhir adalah terbesar keempat, setelah PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT United Tractors Tbk (UNTR), dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS).
Net buy asing pada saham MDKA menyentuh Rp245,7 miliar, UNTR Rp129,2 miliar, dan EMAS Rp118,9 miliar.
Secara umum, investor asing membukukan transaksi lepas bersih (net sell) menyentuh Rp12,3 triliun di seluruh pasar BEI dalam sepekan terakhir. Ini melanjutkan pekan sebelum itu yang juga menjalankan net sell bernilai Rp807,6 miliar.
Ringkasnya, sementara itu, saham GOTO akhirnya ikut disorot oleh MSCI. MSCI telah mengumumkan pembekukan perubahan, termasuk number of shares (NOS) dan foreign inclusion factor (FIF), untuk saham GOTO seiring potensi isu dalam index replicability akibat likuiditas saham yang sangat rendah.
MSCI diproyeksikan kembali me-review likuiditas GOTO pada index review Agustus 2026 dan diproyeksikan menghapus GOTO apabila likuiditas saham gagal memenuhi persyaratan.
Ringkasnya, pada penutupan perdagangan Jumat (29/5/2026), saham GOTO masih tiarap di level gocap alias Rp50.
Ringkasnya, editor: Jauhari Mahardhika
Ringkasnya, follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Ringkasnya, baca Berita Lainnya di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

