Ringkasnya, indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan dalam sepekan dengan penurunan hingga 6,6 persen. Penurunan tersebut membuat indeks kini bertengger kembali di level 7.100.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar (big caps) menyeret IHSG, dimotori oleh saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). Kedua saham tersebut membukukan pelemahan lebih dari 30 persen dalam sepekan.
Ringkasnya, kendati demikian, pergerakan indeks juga diwarnai oleh sejumlah saham yang menghijau. Saham-saham yang melawan arus pergerakan IHSG di antaranya PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA).
Saham logistik yang IPO pada 10 April tersebut kembali reli dalam sepekan meski terkena suspensi sebanyak dua kali pada pekan ini. Saham WBSA terangkat 94,16 persen, tak terpengaruh dengan gejolak pada IHSG.
Selain itu, saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) juga tersengat rumor keluar bursa atau kabar akuisisi bank baru. Saham Danamon terangkat selama empat hari pada pekan ini sebelum terkoreksi pada Jumat (24/4/2026) sebesar 6,06 persen ke Rp4.030.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

