Ringkasnya, pT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) melaporkan komposisi pemegang saham terbaru per Mei 2026. Struktur kepemilikan emiten perkebunan kelapa sawit tersebut masih didominasi pemegang saham pengendali.
Hingga akhir Mei 2026, jumlah saham PGUN yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) menyentuh 5.737.848.882 lembar.
PT Araya Agro Lestari berubah menjadi pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 2.205.667.896 saham atau 38,44%. Posisi berikutnya ditempati PT Citra Agro Raya yang menguasai 2.194.718.786 saham atau 38,25%. Sementara itu, PT Baramega Cipta Mulia memiliki 900.000.250 saham atau setara 15,69% dari total saham perseroan.
Ringkasnya, liana Saputri tercatat sebagai Pemilik Manfaat atau Ultimate Beneficial Owner (UBO) PGUN. Liana mengendalikan perusahaan secara tidak langsung melalui PT Araya Agro Lestari dan PT Citra Agro Raya. Selain sebagai pengendali, Liana juga menjabat sebagai Komisaris PGUN.
Meski demikian, jajaran pengurus perseroan tidak tercatat memiliki saham secara langsung. Direktur Jonet Budiarto dan Tamlikho masing-masing memiliki 0 saham.Kondisi serupa juga berlangsung pada jajaran komisaris. Liana Saputri dan Indra Surya tercatat memiliki 0% saham secara langsung.
Ringkasnya, di sisi lain, jumlah saham free float PGUN tercatat sebanyak 437.099.650 lembar. Jumlah tersebut setara 7,62% dari total saham yang diterbitkan perseroan. Jika mengacu pada ketentuan Bursa Efek Indonesia, porsi free float tersebut masih berada di bawah persyaratan minimum emiten yang tercatat di Papan Pengembangan.
Dalam Peraturan Bursa Nomor I-A poin V.1.1 disebutkan perusahaan tercatat di Papan Utama maupun Papan Pengembangan wajib memiliki saham free float paling sedikit 15%. Meski persentase free float belum menyentuh ketentuan tersebut, jumlah pemegang saham PGUN telah melampaui batas minimal yang dipersyaratkan.
Hingga akhir Mei 2026, jumlah pemegang Single Investor Identification (SID) menyentuh 1.598 investor. Jumlah tersebut meningkat 9 investor dibandingkan posisi April 2026 sebanyak 1.589 investor.
Direktur Keuangan PT Pradiksi Gunatama Tbk, Tamlikho, menyatakan data tersebut dalam laporan kepada otoritas bursa.
Dikutip Senin (8/6/2026), Tamlikho menekankan tanggung jawab perseroan atas informasi yang disampaikan. โDireksi atas nama PT Pradiksi Gunatama Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi yang tertera di dalam dokumen ini,โ tulis Tamlikho.
Menurut Tamlikho, perhitungan free float telah disesuaikan dengan ketentuan pencatatan yang berlaku. Perhitungan tersebut tidak memasukkan kepemilikan saham pihak pengendali, afiliasi pengendali, anggota Dewan Komisaris, Direksi, maupun saham hasil pembelian kembali atau pembelian kembali saham perusahaan.
Ringkasnya, berdasarkan klasifikasi investor Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), kepemilikan saham scripless PGUN didominasi kategori korporasi dengan jumlah 1.268.886.350 saham. Investor individu berada di posisi berikutnya dengan kepemilikan 71.641.850 saham. Sisanya tersebar pada sejumlah kategori investor lain, termasuk bank, penasihat investasi, dan firma.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

