PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) memperkuat kerja sama dengan maskapai nasional Arab Saudi, Saudia, untuk memperluas konektivitas antara Indonesia dan Timur Tengah. Kolaborasi ini diharapkan berpotensi menangkap tingginya mobilitas masyarakat kedua kawasan, mulai dari perjalanan ibadah, bisnis, perdagangan hingga pariwisata.
Kemitraan tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada awal Juni 2026 di sela penyelenggaraan IATA Annual General Meeting 2026 di Rio de Janeiro, Brasil. Kedua maskapai diproyeksikan menjajaki penguatan skema codeshare, perjanjian interline, hingga potensi pengembangan joint business.
Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Thomas Oentoro menuturkan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi transformasi perusahaan dalam memperluas jaringan internasional secara bersamaan membuka arus trafik baru menuju Indonesia.
"Melalui kolaborasi dengan Saudia, kami ingin menghubungkan jaringan domestik Garuda Indonesia dengan akses global yang lebih luas, alhasil semakin banyak pengguna jasa dari Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Australia dapat menjangkau berbagai destinasi di Indonesia," ujar Thomas dalam keterangan resmi, Jumat (31/7/2026).
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya โ apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

