Hari ini, Jumat (22/5/2026), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) membukukan obligasi berkelanjutan I tahap III tahun 2026 bernilai Rp500 miliar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Mengutip pengumuman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/5/2026), obligasi ENRG ini terdiri atas tiga seri, yaitu seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp259,500 miliar memiliki bunga tetap 7,50% per tahun dan tenor 370 hari. Seri B bernilai Rp172,400 miliar berjangka waktu tiga tahun dan bunga tetap 8,75% per tahun.
Seri C bernilai Rp68,100 miliar berjangka waktu lima tahun dan bunga tetap 9,25% per tahun.
Menurut manajemen ENRG, sekitar 41,60% dana hasil penawaran umum obligasi ini akan digunakan ENRG untuk menyalurkan pinjaman kepada Energi Maju Abadi (EMA) selaku anak usaha perusahaan. Berikutnya, dana tersebut akan digunakan EMA untuk membayar seluruh pokok utang kepada Bank Mandiri.
Selain itu, sekitar 19,25% dana obligasi tersebut akan digunakan ENRG untuk memberi pinjaman kepada anak usaha yaitu Imbang Tata Alam (ITA), di mana berikutnya ITA akan memakai dana tersebut untuk membayar sebagian pokok utang kepada Bank Mandiri.
โSisa dana obligasi diproyeksikan digunakan perusahaan anak untuk modal kerja dalam rangka mendukung kegiatan usaha perusahaan anak.
Dalam penawaran obligasi ini, ENRG menggandeng PT Mandiri Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, dan PT Korea Investment & Sekuritas Indonesia sebagai penjamin emisi obligasi. Selain itu, ada PT Bank Rakyat Indonesia Tbk yang berubah menjadi wali amanat dalam penerbitan obligasi tersebut.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

