Memasuki Juli, investor pasar saham kembali menanti pola musiman yang selama ini berubah menjadi salah satu penopang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Sementara itu, setelah tertekan sepanjang 6 bulan pertama 2026, pertanyaan besarnya adalah apakah tren positif Juli masih mampu terulang.
Berdasarkan data seasonality IHSG selama 10 tahun terakhir, Juli menjadi salah satu bulan dengan kinerja terbaik karena IHSG selalu membukukan kenaikan dalam periode tersebut.
Dalam 10 tahun terakhir (2016-2025), IHSG membukukan probabilitas kenaikan 100 persen pada Juli, dengan seluruh periode berakhir di zona hijau. Rata-rata imbal hasil IHSG pada bulan Juli menyentuh sekitar 2,88 persen.
Ringkasnya, kinerja positif tersebut terutama didorong oleh tren penguatan dalam beberapa tahun terakhir.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

