Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Selasa (5/5/2026), berpotensi terkoreksi. Setelah IHSG kemarin ditutup naik 0,22 persen ke 6.971,95.
Adapun perdagangan kemarin tercatat net sell asing senilai Rp791 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing yaitu BMRI, BBCA, BUMI, BRMS dan ASII.
Untuk perdagangan hari ini, Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menuturkan IHSG berpotensi kembali terkoreksi. Support IHSG berada di level 6850-6900, sementara resistance IHSG di sekitar 7000-7090.
Ringkasnya, dengan analisa tersebut, Fanny memiliki enam saham pilihan untuk hari ini, yaitu CDIA, AKRA, INDY, ENRG, BULL, dan MEDC.
Buy on Weakness dengan area akumulasi di Rp1.000-Rp1.050, cutloss di bawah Rp1.000. Target dekat di Rp1.070-Rp1.100.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

