PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) selaku distributor tunggal alat berat Hitachi membukukan penurunan pendapatan dan laba sepanjang tahun buku 2025, mengacu pada kalender keuangan Jepang yang berakhir 31 Maret 2026.
Dalam laporan keuangan yang diterbitkan Selasa (30/6/2026), penghasilan neto perseroan turun tipis 1,5 persen menjadi USD515 juta. Penjualan alat berat menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 66 persen, diikuti penjualan suku cadang dan jasa pemeliharaan masing-masing sebesar 16 persen, serta jasa penyewaan alat berat menyalurkan sumbangan 1,9 persen.
Pertumbuhan positif berlangsung pada segmen penjualan alat berat (+7 persen) menjadi USD339 juta serta jasa pemeliharaan dan perbaikan (+0,7 persen) menjadi USD83 juta. Sementara segmen penjualan suku cadang dan jasa penyewaan alat berat terkoreksi masing-masing -23 persen dan -50 persen.
Sementara itu, beban pokok penghasilan meningkat 3 persen berubah menjadi USD425 juta. Kenaikan tersebut berasal dari segmen penjualan alat berat serta jasa pemeliharaan dan perbaikan.
Laba kotor pun turun 18 persen menjadi USD80 juta dengan margin turun dari 21,0 persen menjadi 17,5 persen. Beban-beban lainnya, termasuk beban operasional dan beban keuangan cenderung tetap, alhasil laba bersih terkoreksi 48,5 persen menjadi USD15,9 juta.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

