Ringkasnya, pT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) mengumumkan kehilangan kontrak dari PT Rekan Anak Bangsa (RAB), anak usaha PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Kontrak tersebut menyumbang hingga 30 persen terhadap pendapatan TAXI.
Pada 21 November 2024, TAXI dan RAB menandatangani kontrak penyedia layanan Angkutan Sewa Khusus (ASK). Dalam kerja sama ini, TAXI menyalurkan dukungan operasional mulai dari layanan lahan parkir hingga manajemen komunitas pengemudi untuk RAB.
Perjanjian ini sedianya berlaku 2 tahun hingga 21 November 2024 dan bisa diperpanjang. Sementara itu, RAB memutus kontrak tersebut pada 2 Juli 2026. Tak disebutkan alasan pemutusan kontrak itu.
"Perseroan telah menerima surat dari PT Rekan Anak Bangsa perihal pengakhiran Perjanjian Pengadaan Jasa antara PT Rekan Anak Bangsa dan perseroan dalam surat tersebut disampaikan bahwa pengakhiran perjanjian diproyeksikan berlaku efektif pada tanggal 2 Juli 2026," kata Direktur Utama Express, Johannes Triatmojo.
Mengacu laporan keuangan TAXI yang dikutip Sabtu (4/7/2026), segmen layanan ASK dari RAB menghasilkan pendapatan Rp1,06 miliar sepanjang tahun 2025. Angka itu setara 30,23 persen dari total pendapatan TAXI senilai Rp3,5 miliar.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

