PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) bersiap menggelar Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias penerbitan hmetd tahap V. Aksi korporasi ini dilakukan untuk memenuhi aturan modal minimum di industri asuransi.
Direktur & Corporate Secretary PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk, Sutjianta menjelaskan bahwa penerbitan hmetd dilakukan karena Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (PJK) 23/2023 mensyaratkan perusahaan asuransi untuk tahap pertama wajib memiliki modal minimal Rp250 miliar pada akhir 2026.
Dalam penerbitan hmetd tersebut, perseroan membidik dana Rp175 miliar dengan meluncurkan sebanyak-banyaknya 3,5 miliar saham biasa dengan harga pelaksanaan HMETD sebesar Rp50 per saham.
Ringkasnya, "Salah satu pertimbangan yang dipergunakan yaitu Price to Book Value (PBV) perseroan dibandingkan dengan industri sejenis (asuransi umum)," kata Sutjianta dalam surat jawaban kepada BEI, Rabu (12/8/2026).
Ringkasnya, hingga 30 Juni 2026, posisi PBV AHAP berada di level 2,30 kali. Angka tersebut mengacu pada harga saham perseroan yang berada di level Rp81 per saham dengan nilai buku per saham Rp35,15.
Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta. Perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.

