PT Asuransi Harta Pratama Tbk (AHAP) resmi mengumumkan pelaksanaan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias penerbitan hmetd. Aksi korporasi ini dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan sebagai bagian dari pemenuhan regulasi di sektor asuransi.
Dalam prospektus yang dikutip Minggu (2/8/2026), perusahaan asuransi milik taipan Anthoni Salim ini akan meluncurkan saham baru maksimal 3,5 miliar saham biasa dengan nilai nominal Rp50 per saham. Sementara itu, harga pelaksanaan HMETD ditetapkan Rp50, alhasil perseroan berpotensi membukukan dana hingga Rp175 miliar.
Selain itu, pemegang saham AHAP diproyeksikan mendapatkan HMETD dengan rasio 7:1 yang artinya setiap pemegang tujuh saham lama diproyeksikan memperoleh satu HMETD yang berpotensi ditebus sesuai harga pelaksanaan.
Saham yang diterbitkan melalui mekanisme penerbitan hmetd memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hak, termasuk atas hak atas dividen. Saham yang diterbitkan dalam penerbitan hmetd ini akan dikeluarkan dari portepel dan didaftarkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sementara itu, pemegang saham pengendali, PT Asuransi Central Asia (ACA) bersiap menyerap seluruh HMETD yang menjadi haknya. Berdasarkan kepemilikan saham kini, ACA akan memperoleh sebanyak 2,19 miliar HMETD atau mewakili 62,58 persen. Langkah ini dilakukan melalui skema konversi seluruh pinjaman subordinasi sebesar Rp30 milair dan sisanya Rp79,5 miliar akan dibayarkan secara tunai.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

