Ringkasnya, pT Rukun Raharja Tbk (RAJA) memperluas ekspansi bisnis energi dengan mengakuisisi 5 persen saham PT Layar Nusantara Gas (LNG), entitas grup Genting yang mengembangkan fasilitas Floating Liquefied Natural Gas (FLNG). Aksi korporasi ini memantapkan langkah emiten infrastruktur energi tersebut untuk memperkuat rantai pasok gas alam cair nasional serta membuka peluang pertumbuhan anorganik baru.
Ringkasnya, perseroan resmi memperkuat penetrasi di sektor infrastruktur gas alam cair melalui aksi korporasi strategis bersama kelompok usaha energi asal Malaysia. Langkah ini menandai keterlibatan perdana emiten energi tersebut pada fasilitas pencairan gas terapung di Tanah Air.
"Melalui (anak usaha) PT Raharja Gas Kasuri, kami telah menandatangani akta lepas akumulasi untuk mengakuisisi 5 persen saham PT Layar Nusantara Gas dari Genting LNG sebagai proyek FLNG pertama dan menjadi landmark bagi Indonesia," ujar Direktur PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), Praba Diwangkara Caraka Putra Soma dalam siaran paparan publik secara virtual, Kamis (10/9/2026).
Investasi pada fasilitas pencairan gas terapung berkapasitas 1,2 juta ton per tahun berjalan dikembangkan bersama Genting Oil & Gas Limited. Kepemilikan aset tersebut dinilai sejalan dengan visi perseroan dalam memperluas penetrasi infrastruktur gas di sektor midstream.
Kemitraan strategis ini diarahkan guna memperluas jangkauan rantai pasok secara bersamaan memperdalam kapabilitas operasional perseroan pada aset pemrosesan maritim. Keterlibatan modal ini secara langsung mempererat keselarasan antara lini eksplorasi hulu dan segmen pengelolaan gas di dalam grup perseroan.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

