Morgan Stanley Capital International (MSCI) menyoroti saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Dengan harga yang bertengger di level Rp50 sejak 13 Mei 2026, likuiditas saham GOTO kini sangat rendah, alhasil berpotensi dianggap tidak layak investasi (not investable).
Dalam pengumuman Rabu (27/5/2026), MSCI memutuskan untuk membekukan saham GOTO yang kini berada di MSCI Global Standard Index. Pembekuan tersebut mencakup soal jumlah saham atau number of shares (NOS), faktor kepemilikan asing atau foreign inclusion factor (FIF), pembatas bobot (constraint factor), dan tidak ada penghapusan atau penambahan saham dari indeks.
Dengan kata lain, saham GOTO masih tetap dipertahankan oleh MSCI dalam indeks. Sementara itu, penyedia jasa indeks global (index provider) itu mengawasi ketat perkembangan saham GOTO dalam beberapa waktu ke depan.
"MSCI diproyeksikan kembali meninjau likuiditas saham ini sesuai metodologi MSCI Global Investable Market Indexes pada review Agustus 2026, dan diproyeksikan menghapus PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk jika pada saat itu gagal memenuhi persyaratan likuiditas yang berlaku," tulis MSCI.
GOTO adalah salah satu dari 17 konstituen saham Indonesia di MSCI Global Standard Index. Hingga 30 April 2026, bobot saham GOTO terhadap MSCI Indonesia Index menyentuh 3,29 persen.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

