Ringkasnya, dua saham emiten pembagi dividen jumbo, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) dan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), kompak tertekan pada perdagangan Jumat (29/5/2026), bertepatan dengan periode ex dividen di pasar reguler dan negosiasi.
Pelemahan keduanya bahkan nyaris setara dengan besaran imbal hasil dividen alias dividend yield yang sebelum itu diburu investor.
Ringkasnya, hingga pukul 10.40 WIB, saham HMSP merosot 7,48 persen ke level Rp680 per saham. Penurunan ini hampir menyamai dividend yield HMSP saat cum date 26 Mei 2026 yang berada di kisaran 7,66 persen.
Sementara itu, saham SRTG turun 5,17 persen ke level Rp1.560 per saham. Pelemahan tersebut juga mendekati dividend yield perseroan saat cum date yang menyentuh sekitar 6,28 persen.
Ringkasnya, kondisi ini kembali menunjukkan bahwa strategi berburu dividen jangka pendek tidak selalu menjanjikan keuntungan instan.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

