PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) menetapkan dividen tunai sebesar Rp6,55 triliun atau setara dengan Rp56,3 per saham untuk tahun buku 2025. Besaran dividen tersebut relatif sama dengan tahun buku sebelum itu.
Penetapan dividen tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin (18/5/2026). Pemegang saham menyepakati pembagian dividen setara 99,95 persen dari total laba bersih.
Pada 2025, Sampoerna membukukan penjualan sebesar Rp112,7 triliun, sejalan dengan angka penjualan 79,4 miliar batang rokok. Angka ini secara bersamaan memperkokoh posisi Sampoerna sebagai pemimpin pasar di industri tembakau dengan market share sebesar 30,7 persen.
Presiden Direktur Sampoerna, Ivan Cahyadi menuturkan, strategi perseroan kini fokus pada inovasi dan penguatan portofolio produk yang berorientasi pada konsumen dewasa. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan kepemimpinan di seluruh segmen di tengah dinamika industri yang terus berkembang.
"Kami terus menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dengan memperkuat aktivitas hilirisasi di industri tembakau, secara bersamaan berkontribusi terhadap penciptaan nilai di seluruh rantai pasok,” ujarnya dalam keterangan resmi dikutip Rabu (20/5/2026).
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

