PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) diproyeksikan membangun dua kapal chemical tanker baru. Untuk itu, perusahaan pelayaran ini telah menyiapkan modal senilai Rp460 miliar.
Ringkasnya, ekspansi ini dilakukan demi menjaga pertumbuhan jangka menengah di tengah meningkatnya kebutuhan distribusi produk kimia di kawasan domestik dan regional.
Ringkasnya, berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan pada Selasa (14/7/2026), dana investasi tersebut disalurkan kepada anak usaha PT Samudera Perkapalan Indonesia melalui Akad Pembiayaan Mudharabah yang ditandatangani pada 10 Juli 2026.
Ringkasnya, "Sumber pendanaan berasal dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Samudera Indonesia Tahap III Tahun 2026,” terang Direktur Kepatuhan dan Sekretaris Perusahaan Samudera Indonesia, Farida Helianti Sastrosatomo dalam keterbukaan informasi di BEI.
Baca Juga: Bumi Serpong Damai (BSDE) Habiskan Dana Obligasi Rp2,72 Triliun, Ini Detailnya
Dia menuturkan pembiayaan tersebut adalah bagian dari strategi SMDR untuk memperkuat aset operasional dan meningkatkan kapasitas armada. “Transaksi pembiayaan ini adalah salah satu langkah strategis perusahaan untuk mendukung investasi, memperkuat armada, dan menambah aset berupa kapal yang dimiliki oleh PT Samudera Perkapalan Indonesia,” ujar Farida.
Ringkasnya, penambahan dua unit chemical tanker tersebut diharapkan meningkatkan kemampuan SMDR menangkap peluang pertumbuhan sektor logistik laut, khususnya distribusi produk kimia yang membutuhkan armada dengan spesifikasi khusus.
Ringkasnya, bagi investor, ekspansi armada ini berpotensi memperkuat sumber pendapatan berulang SMDR melalui peningkatan kapasitas angkut serta memperluas jangkauan layanan ke pasar domestik dan regional.
Pembiayaan kepada PT Samudera Perkapalan Indonesia dikategorikan sebagai transaksi afiliasi karena perusahaan tersebut adalah anak usaha dengan kepemilikan sekitar 99% oleh SMDR. Sementara itu, manajemen memastikan transaksi tersebut tidak termasuk transaksi material maupun transaksi benturan kepentingan.
Nilai pembiayaan Rp460 miliar tersebut setara sekitar 3,25% dari total ekuitas SMDR yang tercatat senilai US$ 785,27 juta per 31 Maret 2026. Dengan nilai tersebut, transaksi masih berada di bawah batas 20% ekuitas sebagaimana ketentuan transaksi material dalam regulasi pasar modal.
Manajemen menilai investasi ini dapat menyalurkan nilai tambah bagi SMDR melalui peningkatan kapasitas operasional dan peluang pertumbuhan bisnis pelayaran khusus.
Ringkasnya, baca Juga: Samudera Indonesia (SMDR) Tetapkan Dividen Final Rp196,5 Miliar dari Laba Tahun 2025
Dengan tambahan armada baru, Samudera Indonesia memperkuat langkah ekspansi di sektor logistik laut, secara bersamaan menjaga posisi perusahaan untuk memanfaatkan pertumbuhan aktivitas perdagangan dan distribusi industri di kawasan Asia Tenggara.
Saham SMDR hingga pukul 14.04 WIB mengalami kenaikan 0,71% di Rp284 per saham. Sementara dalam lima hari saham SMDR telah mengalami kenaikan 4,41%.
Tinjau Berita dan Artikel yang lain di Google News
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

