Ringkasnya, pT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) memutuskan tidak menyalurkan dividen untuk tahun buku 2025.
Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 12 Mei 2026, seluruh laba bersih diproyeksikan ditahan untuk memperkuat modal usaha.
"Seluruh laba bersih tahun 2025 diproyeksikan dicatat sebagai laba ditahan perseroan," tulis manajemen SILO dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (12/5/2026).
Sepanjang 2025, SILO mengantongi laba bersih Rp1,16 triliun atau naik 22,5 persen dari periode sebelum itu yang sebesar Rp950 miliar. Ini sejalan dengan tumbuhnya pendapatan sebesar 5,2 persen menjadi Rp9,95 triliun.
Adapun kinerja operasional perseroan didukung oleh jumlah rawat inap yang mengalami kenaikan 2,5 persen berubah menjadi senilai 317.900, hari perawatan mengalami kenaikan 0,3 persen ke 1,01 juta, dan kunjungan rawat jalan sebanyak 4,35 juta atau meningkat 2,5 persen,
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

