Ringkasnya, pT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) terus memperkuat bisnis enterprise untuk mendukung transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, BUMN, hingga dunia usaha.
Direktur Enterprise & Business Service PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Veranita Yosephine menuturkan, penguatan bisnis enterprise menjadi bagian dari transformasi Telkom melalui strategi TLKM 30. Hal tersebut disampaikan dalam diskusi strategis bersama Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara secara bersamaan Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria dan Managing Director Business-2 Danantara Setyanto Hantoro beberapa waktu lalu.
Selaras dengan transformasi tersebut, Telkom Enterprise menjalankan restrukturisasi untuk membenahi organisasi, memperkuat tata kelola, serta menyederhanakan proses bisnis agar lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pasar segmen business-to-business (B2B).
Inisiatif tersebut juga berubah menjadi bagian dari sinergi Telkom dengan Danantara dalam memperkuat kapabilitas digital nasional untuk menghadapi tantangan teknologi masa depan, termasuk artificial intelligence (AI), keamanan siber, data sovereignty, dan AI sovereignty.
“Indonesia membutuhkan kapabilitas digital nasional yang kuat untuk menjawab tantangan artificial intelligence (AI), keamanan siber, data sovereignty, hingga AI sovereignty. Telkom bersiap mengambil peran strategis tersebut melalui penguatan konektivitas dan solusi digital yang terintegrasi guna mendukung transformasi digital di berbagai sektor,” ujar Veranita dalam keterangan resmi dikutip Senin (17/8/2026).
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

