PT Timah Tbk (TINS) mengalokasikan dana senilai Rp45,91 miliar untuk kegiatan eksplorasi timah selama kuartal II-2026.
Ringkasnya, anggaran tersebut terdiri atas biaya operasional Rp34,93 miliar dan belanja investasi Rp10,98 miliar.
Ringkasnya, berdasarkan laporan kegiatan eksplorasi perseroan Jumat (10/7/2026), aktivitas eksplorasi difokuskan pada wilayah darat dan laut di Pulau Bangka, Pulau Belitung, serta perairan Bangka dan Kundur.
Untuk eksplorasi di laut, TINS melaksanakan survei batimetri, pengeboran eksplorasi, dan pengeboran pandu di perairan Bangka dan Kundur dengan mengoperasikan dua unit kapal bor. Hingga akhir Juni, total kedalaman pengeboran di laut menyentuh 4.056,1 meter.
Sementara itu, kegiatan eksplorasi darat mencakup pemetaan geologi, survei geofisika ground magnetic, pengeboran eksplorasi timah aluvial, serta pengeboran pandu untuk endapan primer maupun aluvial di Pulau Bangka dan Pulau Belitung dengan total pengeboran menyentuh 13.224,95 meter.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

