Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dinilai memiliki prospek menarik seiring langkah reorganisasi portofolio yang dilakukan induk usahanya, Unilever Plc. Perubahan strategi tersebut diestimasi berpotensi membuka peluang peningkatan nilai bagi pemegang saham.
Analis Bahana Sekuritas Raja Abdalla dan Reinard Tanukusuma dalam riset yang terbit pada 10 Juni 2026 memulai cakupan terhadap UNVR dengan rekomendasi akumulasi (buy) dan target harga Rp2.000 per saham. Target tersebut mencerminkan potensi kenaikan sekitar 20 persen dari level kini.
Berdasarkan Bahana Sekuritas, UNVR berubah menjadi satu-satunya emiten konsumer primer di Indonesia yang memiliki eksposur langsung terhadap tema reorganisasi portofolio dan peningkatan imbal hasil pemegang saham yang telah mendorong re-rating saham-saham konsumer di pasar negara maju.
Katalis utama bagi UNVR berasal dari rencana pemisahan bisnis makanan (Foods business separation) sebagai bagian dari Growth Action Plan (GAP) Unilever Plc. Langkah tersebut diestimasi berpotensi membuka nilai tersembunyi bagi pemegang saham.
Bahana menjelaskan, strategi GAP Unilever Plc diproyeksikan berdampak kepada Unilever Indonesia melalui dua jalur.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

