Pasar kontrak berjangka komoditas diwarnai dengan tren kenaikan Harga minyak hingga menembus USD 85 per barel di perdagangan akhir bulan Juli 2026 dipicu Kembali memanasnya ketegangan Timur Tengah. Di sisi lain Harga batubara mengenai level tertinggi dikisaran USD 134 per ton dipicu reli permintaan China untuk memenuhi kebutuhan di tengah gelombang panas Selengkapnya cermati dalam Profit, CNBC Indonesia (Senin, 03/08/2026)
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

