Ringkasnya, chief Financial Officer PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), Simon Ho optimistis terhadap strategi bisnis GOTO dalam menjaga keberlangsungan pertumbuhan dan profitabilitas 2026. Di pasar saham, GOTO memandang kinerja saham GOTO masih undervalued mengingat fundamental GOTO berada dalam tren pertumbuhan yang solid dengan profitabilitas yang positif dan fintech bisnis yang sangat kuat dan menjanjikan.
Diharapkan fundamental yang positif ini bisa mendorong keyakinan investor terhadap saham GOTO alhasil dapat menopang pergerakan saham GOTO di pasar modal. Manajemen GOTO memastikan kinerja bisnis yang baik alhasil pergerakan saham bisa mencerminkan fundamental perusahaan.
Selain itu GOTO berencana untuk membatalkan lebih dari 32 miliar saham treasuri atau setara dengan kurang lebih 2,7% dari total saham beredar yang diyakini bisa memberi dampak positif pada saham GOTO. Keberhasilan GOTO membukukan laba bersih positif pada Semester I-2026 menjadi fondasi bagi pertumbuhan bisnis GOTO di masa mendatang.
Bisnis layanan on-demand atau Gojek terus diperluas dengan ruang pertumbuhan di pasar massal begitupula dengan bisnis fintech yang terus didorong melalui peningkatan jumlah pengguna, Selain itu transformasi AI menjadi strategi mendorong efisiensi operasional dan menekan biaya layanan pelanggan Seperti apa strategi bisnis GOTO? Selengkapnya cermati dialog Mercy Widjaja dengan Chief Financial Officer PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), Simon Ho dalam Profit, CNBC Indonesia (Senin, 03/08/2026)
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

