PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) alias WIKA Beton telah mengetok senilai Rp4 miliar atau setara 10% dari laba bersih tahun buku 2025 sebagai dividen. Keputusan ini disetujui dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada Rabu (13/5/2026).
Berdasarkan persetujuan tersebut, pemegang saham WTON diproyeksikan menerima pembayaran dividen senilai Rp0,46 per saham. Angka ini lebih kecil dibandingkan dividen yang dibayarkan anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) tersebut pada tahun buku 2024 yang senilai Rp0,75 per saham.
Penurunan ini akibat tergerusnya laba bersih perseroan dari Rp65 miliar pada tahun buku 2024 berubah menjadi Rp40 miliar pada tahun buku 2025.
Sementara sebesar Rp36 miliar atau mewakili 90% dari laba bersih tahun buku 2025, RUPST WIKA Beton yang dihadiri 6.089.412.222 (69,87%) dari 8.715.466.600 telah bersepakat menetapkan penggunaan laba bersih tahun buku 2025 tersebut sebagai cadangan lainnya. Keputusan perihal ini adalah dua dari total tujuh mata acara yang dibahas dalam rapat.
Selain dividen, mata acara penting yang juga telah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam RUPST adalah perombakan pengurus. Hasilnya, RUPST memberhentikan dengan hormat Dwi Gawan Islandhi H.B dari jabatannya sebagai Komisaris Independen.
Bukan hanya itu, RUPST juga memberhentikan Agus Pramono selaku Direktur Operasi dan Supply Chain Management dan Tjia Marwan selaku Komisaris. Sebagai gantinya, RUPST mengangkat Andrianto berubah menjadi Komisaris serta Noor Aljanna Fitri Gayo sebagai Komisaris Independen dan Indriani Widiastuti sebagai Komisaris.
Ringkasnya, sejalan dengan adanya perombakan Dewan Komisaris dan Direksi tersebut, berikut adalah susunan pengurus WIKA Beton yang terbaru selepas RUPST tahun buku 2025:
Ringkasnya, komisaris Utama: Wilan Oktavian sebagai
Ringkasnya, komisaris: Andrianto
Ringkasnya, komisaris: Indriani Widiastuti
Ringkasnya, komisaris Independen: Noor Aljanna Fitri Gayo
Ringkasnya, direktur Utama: Kuntjara
Ringkasnya, direktur Pemasaran dan Pengembangan: Rija Judaswara
Ringkasnya, direktur Keuangan, Human Capital, dan Manajemen Risiko: Syailendra Ogan sebagai Direktur Teknik dan Produksi: Verly Widiantoro
Ringkasnya, editor: Muawwan Daelami
Ringkasnya, follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Ringkasnya, baca Berita Lainnya di Google News
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

