PT RMK Energy Tbk (RMKE) berencana menjalankan pemecahan nominal saham (stock split) yang semula sebesar Rp100 per saham menjadi Rp20 per saham. Aksi korporasi ini telah memperoleh persetujuan dari pemegang saham RMKE melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 26 Juni 2026 lalu.
Berdasarkan RUPSLB tersebut, stock split RMKE diproyeksikan dilakukan dengan rasio 1:5 atau satu saham lama berubah menjadi lima saham baru. Dengan begitu nilai nominal saham RMKE sebelum stock split diproyeksikan berubah dari Rp100 per saham berubah menjadi Rp20 per saham.
Selain itu jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh RMKE akan berubah dari 4.375.000.000 saham menjadi 21.875.000.000 saham. Adapun total modal dasar saham RMKE meningkat dari 14 miliar saham menjadi 70 miliar saham.
Baca Juga: Pasar Merespons Negatif Kasus Korupsi, Rupiah Terkoreksi ke Rp18.109 Per Dolar AS
Bagi pemegang saham RMKE yang sahamnya berada dalam penitipan kolektif Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), pelaksanaan stock split diproyeksikan mengacu pada saldo saham perusahaan di dalam sub rekening efek masing-masing pemegang saham pada 20 Juli 2026.
โBerikutnya pada 21 Juli 2026, saham dengan nilai nominal baru hasil pelaksanaan pemecahan saham akan didistribusikan melalui sub rekening efek masing-masing pemegang saham,โ tulis Manajemen RMKE dalam keterbukaan informasi, Senin (13/7).
Ringkasnya, berikut ini adalah jadwal pelaksanaan stock split RMKE:
Tinjau Berita dan Artikel yang lain di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

