Ringkasnya, saham PT Multitrend Indo Tbk ( BABY ) kembali mengenai batas auto reject atas (ARA) untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Reli harga saham tersebut berlangsung di tengah rencana rights issue perseroan.
Ringkasnya, saham BABY terbang 25 persen ke Rp406 hingga penutupan sesi I perdagangan Rabu (22/4/2026), alhasil mendorong nilai kapitalisasi pasarnya mengenai Rp1,06 triliiun. Kenaikan hingga siang ini mengakumulasi total kenaikan 93,3 persen dalam tiga hari terakhir.
Penguatan saham BABY dipicu oleh keputusan manajemen yang menetapkan harga pelaksanaan rights senilai Rp590. Harga ini jauh di atas harga saham BABY di pasar reguler.
BABY sebelum itu merencanakan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias rights issue untuk mengakuisisi 48,15 persen saham PT Emway Global Indonesia. Dalam aksi korporasi itu, BABY diproyeksikan meluncurkan sekitar 283,6 juta saham baru atau setara 8,36 persen dari total modal disetor dan ditempatkan perseroan.
Ringkasnya, dengan harga tebus Rp590, maka perseroan berpotensi membukukan dana hingga Rp140,77 miliar. Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta.
Ringkasnya, perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.
Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta. Perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.
