Saham emiten tambang Grup Bakrie-Salim, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (8/9/2026), sesudah perseroan resmi merampungkan akuisisi Loyal Metals Ltd.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 10.06 WIB, saham BUMI naik 4,55 persen ke level Rp230 per saham. Nilai transaksi tercatat menyentuh Rp533,89 miliar. Kenaikan tersebut memperpanjang tren positif saham BUMI dalam dua hari perdagangan sebelum itu.
Secara teknikal, BRI Danareksa Sekuritas menilai BUMI masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan sesudah berhasil menembus area resistance 196-202.
โDengan harga kini di 230 dan sedang menguji MA200 (232). Harga masih bertahan di atas MA20 (195), sementara MACD bullish dengan histogram yang kembali terangkat,โ tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya, Selasa (8/9/2026).
Menurut sekuritas tersebut, apabila BUMI mampu menembus dan bertahan di atas garis moving average 200-hari atau MA-200, saham berpotensi melanjutkan kenaikan menuju level 237-248 sebagai resistance secara bersamaan target terdekat.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya โ apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

