Saham-saham lapis ketiga (third liner) meroket saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi hingga 8 persen dalam sepekan terakhir. Saham PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) memuncaki daftar top gainers pada pekan ini.
Saham LCKM bergerak sangat volatil dalam sepekan. Sempat mengenai batas auto reject atas (ARA) pada Selasa-Rabu, saham emiten penunjang telekomunikasi justru mengenai batas auto reject bawah (ARB) pada Kamis dan Jumat.
Pergerakan tanpa arah tersebut mengindikasikan volatilitas ekstrem pada saham LCKM, yang tidak didukung oleh fakta atau informasi yang bersifat material. Saham LCKM terangkat 29 persen secara akumulatif pada pekan ini dengan nilai pasar Rp140 miliar.
Sementara itu, PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (HBAT) menempati peringkat kedua dalam daftar top gainers. Saham emiten real estat itu membukukan kenaikan 22 persen secara mingguan.
Saham HBAT tidak bergerak terlalu volatil ketimbang LCKM. Penguatan dimulai sejak awal pekan, kemudian ditandai oleh pelemahan tipis sebelum akhirnya reli pada 20-21 Mei dan ditutup di harga Rp480 per saham.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

