Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham Jumat (22/5/2026) terus merosot menuju level 5.000. Hingga pukul 09.03 WIB, IHSG terpantau di level 5.966,860, terkoreksi 128,081 poin atau terjungkal 2,10% dari penutupan Kamis (21/5/2026) di level 6.094,941.
Harga saham-saham yang terkoreksi pagi ini di antaranya adalah BBCA turun 1,68% jadi Rp5.850 per saham. TLKM turun 2,33% jadi Rp2.930, BMRI turun 1,92% jadi Rp4.090, AMMN turun 2,30% jadi Rp2.970, dan BREN turun 2,22% jadi Rp2.510, KEUNTUNGAN turun 8,79% jadi Rp488, dan TPIA turun 7,93% ke harga Rp2.090 per saham.
Sementara harga saham DEWA naik 1,20% jadi Rp338 per saham. PTRO naik 1,16% jadi Rp3.500, MDKA naik 1,83% jadi Rp2.220, RAJA naik 2,33% jadi Rp3.080, BUMI naik 1,22% jadi Rp166, dan BRMS naik 0,88% ke harga Rp570 per saham.
Menurut data RTI Business, hingga pukul 09.17 WIB, terpantau sebanyak 6,166 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 312.023, serta total nilai transaksi tercatat menyentuh Rp2,868 triliun. Tercatat sebanyak 362 saham turun, sebanyak 225 saham naik dan sebanyak 148 saham tetap tidak berubah.
Sementara itu, indeks bursa Asia pada Jumat (22/5/2026) pagi ini terangkat. Indeks Nikkei 225 dan Shanghai naik masing-masing 2,39% dan 0,08%. Berikut, indeks Hang Seng dan Straits Times naik masing-masing 0,71% dan 0,11%.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

