Saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI) langsung mengenai auto rejection atas (ARA) 10 persen di papan Full Call Auction (FCA) pada perdagangan Selasa (7/7/2026), setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut suspensi saham perseroan.
Saham SINI terangkat 9,92 persen ke Rp9.975 per unit hingga pukul 10.22 WIB setelah kembali diperdagangkan mulai sesi I FCA.
Kenaikan tersebut berlangsung seiring keputusan BEI membuka kembali perdagangan saham perseroan yang sebelum itu disuspensi sejak 1 Juli 2026.
Dalam pengumumannya, BEI menjelaskan pencabutan suspensi dilakukan setelah perseroan menyatakan laporan asurans praktisi independen atas kompilasi proforma informasi keuangan konsolidasian per 31 Desember 2025.
Laporan tersebut menunjukkan SINI diproyeksikan membukukan ekuitas positif setelah pelaksanaan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau penerbitan hmetd.
Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta. Perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.

