PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) absen menyalurkan dividen kepada para pemegang saham. Keputusan ini dilatarbelakangi posisi saldo laba perseroan yang masih negatif.
Penetapan tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Rabu (22/4/2026). Selain itu, anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) itu tidak menyisikan dana cadangan umum.
"Menyetujui tidak menjalankan penyisihan dana cadangan dan menyalurkan dividen untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, sehubungan dengan saldo laba yang masih negatif," kata manajemen Merdeka Gold dikutip Jumat (24/4/2026).
Mengacu laporan keuangan tahun buku 2025, Merdeka Gold tercatat memiliki saldo akumulasi kerugian USD61,5 juta, membengkak dari 2024 yang sebesar USD34 juta.
Kenaikan akumulasi kerugian tersebut dipicu oleh kinerjanya yang masih rugi. Sepanjang 2025, perseroan membukukan rugi bersih USD27,3 juta, lebih tinggi dibandingkan kerugian pada tahun sebelum itu yang sebesar USD13,3 juta.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.
