Ringkasnya, pT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa (19/5/2026). Salah satu agenda utama dalam RUPST kali ini adalah pergantian jajaran direksi dan komisaris perusahaan.
Ringkasnya, para pemegang saham menyetujui perubahan susunan anggota Dewan Komisaris VKTR dengan menunjuk Sharif Cicip Sutarjo sebagai Komisaris Utama dan menunjuk Ilham Habibie sebagai Komisaris.
Ringkasnya, penunjukan tersebut menghadirkan kapabilitas global di bidang teknologi, transformasi industri, tata kelola, dan kepemimpinan strategis guna memperkokoh arah VKTR, mempercepat adopsi teknologi, serta memperkuat tata kelola dalam mendukung pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.
Ringkasnya, baca Juga: Menilik Prospek Emiten Properti di Tengah Tekanan Rupiah dan Suku Bunga
Selain itu, para pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan anggota Direksi VKTR, seperti penunjukan A. Ardiansyah Bakrie sebagai Direktur Utama yang menekankan kesinambungan visi jangka panjang perusahaan dengan pemahaman yang mendalam atas fondasi bisnis, struktur organisasi, dan arah strategis perusahaan.
Ringkasnya, para pemegang saham juga menyetujui penunjukan Mochammad Yana Aditya sebagai Direktur yang memperkuat kapabilitas VKTR dalam optimalisasi operasional dan pengelolaan korporasi secara disiplin dan berkelanjutan.
Ringkasnya, di samping itu, S. Erika Mouna Hamizar ditetapkan sebagai Direktur yang mengakselerasi agenda transformasi bisnis VKTR serta penguatan tata kelola perusahaan lintas industri.
Ringkasnya, tak ketinggalan, Indah Permatasari Saugi dipercaya sebagai Direktur yang memperkokoh fungsi strategis komunikasi korporasi, penguatan reputasi VKTR, hubungan investor, serta pengelolaan aspek legal secara menyeluruh dan terintegrasi.
Baca Juga: Pembelian kembali saham Jadi Penopang Saham Buma Internasional (DOID), Tinjau Rekomendasinya
Ringkasnya, berikut ini adalah susunan dewan komisaris dan direksi VKTR:
Wakil Komisaris Utama VKTR Anindya N. Bakrie menuturkan, penguatan struktur kepemimpinan perusahaan melalui jajaran Dewan Direksi dan Dewan Komisaris yang baru menjadi langkah penting untuk membawa VKTR semakin bersiap menghadapi perkembangan industri mobilitas dan kebutuhan pelanggan.
Ringkasnya, "Kami sekarang memiliki tambahan direksi yang diisi sosok berpengalaman di bidang fleet management dan pertambangan mineral serta komisaris dari mantan menteri," kata dia ketika ditemui usai RUPST, Selasa (19/5/2026).
Kehadiran figur-figur berpengalaman tersebut diharapkan diproyeksikan memperkokoh arah strategis VKTR baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Ringkasnya, pada perdagangan Selasa (19/5/2026), harga saham VKTR terkoreksi 9,09% ke level Rp800 per saham sejalan dengan gejolak pasar.
Tinjau Berita dan Artikel yang lain di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

