Ringkasnya, pT Sumber Global Energy Tbk (SGER) optimistis mampu meningkatkan penjualan seiring kontrak kerja sama yang telah terjalin dengan Vietnam dan Bangladesh.
Adapun perseroan membidik target pendapatan sebesar Rp10 triliun dengan proyeksi laba bersih menyentuh Rp500 miliar pada 2026.
Direktur SGER, Raymond Ng Chi Ching, menuturkan perseroan juga memperluas sumber pendapatan melalui diversifikasi usaha ke komoditas non batu bara, yakni Manganese Ore dan Petroleum Coke.
"Perseroan telah menjalankan berbagai langkah persiapan, mulai dari penjajakan pasar, penguatan jaringan pemasok, hingga pengembangan hubungan dengan calon pelanggan potensial," ujar Raymond dalam Laporan Hasil Public Expose yang disampaikan melalui keterbukaan informasi BEI, Rabu (3/6/2026).
Ringkasnya, selain memperluas portofolio bisnis ke Manganese Ore dan Petroleum Coke, SGER juga bersiap mengoperasikan pabrik milik PT Hidrogen Peroxida Indonesia.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya โ apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

